Mempercepat Running dan Debbuging Android dengan Handphone Sungguhan


Jika sumber daya komputer terbatas; RAM kecil, prosesor tidak terlalu cepat, hard disk mulai melambat, sebaiknya melakukan running dan debbuging di handphone android sungguhan. Penggunaan emulator untuk menjalankan aplikasi akan sangat memakan sumber daya yang ada.

Prasyarat:

  1. Handphone Android
  2. Android Studio
  3. Kabel USB

Langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  1. Hubungkan handphone dengan PC lewat kabel USB.
  2. Menginstall driver handphone. Untuk handphone Xiaomi bisa dengan cara menginstall Mi PC Suite.
  3. Aktifkan Developer Mode dan USB Debbuging di handphone.

Saat di jalankan akan ada opsi handphone pada bagian Connected Devices.

Penggunaan kabel pada saat running dan debbuging akan membatasi ruang gerak saat menguji aplikasi. Untuk menghindari hal tersebut maka kita bisa melakukannya secara wireless:

  1. Pastikan handphone dan komputer berada dalam satu jaringan yang sama.
  2. Pastikan handphone dan komputer terhubung lewat kabel untuk pertama kali. Sambungan kabel untuk pertama kali ini diperlukan agar handphone bisa terotorisasi dengan sistem dan ini harus dilakukan lewat kabel (kecuali handphone sudah di root).
  3.  Install Plugin Android Wifi ADB.
    1. Klik file -> settings -> Plugins -> Browse Repositories
    2. Cari WiFi ADB , klik INSTALL , lalu restart android studio
  4. Aktifkan dengan klik Tool -> android -> ADB WIFI -> ADB USB to WIFI
  5. Run maka akan muncul Connected Devices dengan alamat IP tertentu. Lepaskan kabel untuk melakukan Run dan Debbuging secara wireless.
Advertisements

Prototyping Gratis dengan Pencil dan InVisionApp


Prototyping ditujukan agar resiko pembuatan sistem bisa diminimalisir. Validasi terhadap user akan didapat dengan siklus dan waktu yang lebih cepat.

Sebuah startup dengan budget terbatas, tentunya membeli tools prototyping belum bisa dilakukan. Banyak tools prototyping yang bisa digunakan. Diantaranya:

  1. Proto.io : Fitur lengkap, mock up seperti aplikasi sungguhan, namun tak ada free plan.
  2. Moqups.com : Bagus untuk mock up kasar (wireframe), terbatas satu proyek dengan maksimal 300 obyek yang digunakan, ekspor gambar tersedia di premium plan.
  3. Pencil : Free, Open Source, Wireframe namun hanya tersedia versi offline dengan fitur flow pada satu halaman html, bukan seperti flow penggunaan aplikasi mobile pada umumnya.
  4. InvisionApp.com : Tersedia free plan mengijinkan penggunaan satu projek untuk keperluan flow prototype. InvisionApp tidak memiliki fitur desainer sendiri.

Mana free plan yang terbaik? sebaiknya menggunakan kombinasi dari beberapa free plan di atas.
Misalkan, untuk desainer menggunakan Pencil

http://pencil.evolus.vn/dl/Pencil-2.0.5.win32.installer.exe

dengan tambahan stencil Android Lollipop:

https://github.com/nathanielw/Android-Lollipop-Pencil-Stencils/releases/download/v1.1.0/android-lollipop-pencil-stencils-v1.1.0.zip

Untuk keperluan flow sebaiknya menggunakan invisionapp.com. Selain gambar-gambarnya bisa di ekspor, fitur kolaborasi serta user testing juga tersedia untuk versi gratis. Resoulsi Pencil untuk Android adalah 360 x 615 pixels.