Fi’il, Isim dan Huruf


Dalam Bahasa Indonesia terdapat beberapa jenis kata; kata sambung, kata bantu, kata kerja, kata benda, kata tanya dan kata hubung. Dalam bahasa arab kesemua ini dibagi ke dalam tiga jenis; fi’il, isim, huruf.

Fi’il secara sederhana adalah kata kerja namun tidak semua fi’il adalah kata kerja tapi setiap kata kerja pasti fi’il. Contoh:

Fi’il yang merupakan kata kerja: ذَهَبَ (telah pergi), قَرَأَ (telah membaca), كَتَبَ (telah menulis).

Fi’il yang tidak termasuk kata kerja: صَلُحَ (telah baik) yang merupakan kata sifat, contohnya ada pada hadits:

وَاِنَّ فِيْ الجَسَدِ مُضْغَةً إذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الجَسَدُ كُلُّحُ وَاِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ القَلَبُ

“di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. ketahuilah bahwa ia adalah hati” (Shahih Ibnu Majah No. 3234)

Para ahli nahwu mendefinisikan fi’il sebagai berikut:

كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَي مَعْنً فِيْ نَفْسِهَا وَاقْتَرَنَتْ بِزَمَنٍ

Fi’il adalah kata yang mengandung sebuah makna yang ada pada dirinya dan berkaitan dengan waktu.

Setiap kata yang berkaitan dengan waktu (telah, sedang, akan) maka disebut fi’il, baik itu kata kerja maupun kata sifat.

Fi’il dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Fi’il Madhi / Past Tense dalam bahasa inggris
    Fi’il Madhi adalah kata kerja lampau artinya didgunakan untuk perbuatan masa lalu.
    Contoh: عَلِمَ (Telah Mengetahui) (QS Al-Baqarah: 187)
  2. Fi’il Mudhori / Present, Continuous, Future tenses dalam bahasa inggris
    Fi’il Mudhori adalah kata kerja masa sekarang / kedepan. Menggunakan keterangan waktu yang sedang berlangsung atau akan terjadi di masa mendatang.
    Contoh: يَعْلَمُ (Sedang Mengetahui / Akan Mengetahui) (QS Al-Baqarah: 216)
  3. Fi’il Amr
    Fi’il Amr adalah kata kerja perintah.
    Contoh: اِعْلَمْ (Ketahuilah) (QS Al-Baqarah: 260)kata perintah lain; lihatlah, pukulah, tulislah, pelajarilah

Isim secara sederhana adalah kata benda. Ada banyak jenis isim, namun untuk pemula yang perlu diketahui adalah dua.

  1. Isim Jenis (نَوْعٌ)
    Terbagi ke dalam dua jenis:
    (1) Mudzakkar (Maskulin / Laki-laki)
    (2) Muanats (Feminim / Perempuan)Contoh: Dalam bahasa Indonesia jika kita akan menyebutkan ‘pintar’ pada laki-laki atau perempuan, maka katanya sama, ‘pintar’. Dalam bahasa arab dibedakan:

    (1) Laki-laki: زَيْدٌ ماهِرٌ
    (2) Perempuan: فَاطِمَتُ مَهِرَةُ

  2. Isim Bilangan (عَدَدٌ)
    Terbagi ke dalam tiga jenis
    (1) Mufrad (Tunggal)
    (2) Tatsniyah (Ganda)
    (3) Jama’ (Jamak)

Huruf. Huruf dalam bahasa arab maksudnya bukan seluruh huruf hijaiyah, namun huruf-huruf yang memiliki arti. Contoh

1 Huruf Hijaiyah yang memiliki arti

  • أَ artinya ‘Apakah’
  • بِ artinya ‘Dengan’
  • تَ bisa digunakan untuk huruf sumpah. Selain bersumpah  dengan kata وَ اللَّهُ kita juga bisa bersumpah dengan kata تَ اللَّهُ .
  • فَ artinya ‘maka’
  • سَ artinya ‘akan’
  • كَ artinya ‘seperti’
  • لِ artinya ‘untuk’
  • وَ artinya ‘dan’.

2 huruf hijaiyah yang memiliki arti

  • مِنْ artinya ‘dari’
  • عَنْ artinya ‘dari’
  • فِيْ artinya ‘di’
  • لَنْ artinya ‘tidak akan’
  • لَمْ artinya ‘tidak / belum’

3 huruf hijaiyah yang memiliki arti

  • إلَي artinya ‘ke’
  • عَلَي artinya ‘di atas’
  • سَوْفَ artinya ‘akan’

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s