Jangan Lupa Sholat(?)


Bekerjalah yang tekun, dengan keras, keluarkan semua tenaga dan kemampuan berpikir tapi jangan lupa untuk sholat, jangan lupa untuk ibadah.

Mindset seperti itu keliru..

Harusnya;

beribadahlah dengan tekun — tapi jangan lupa untuk istirahat.

pelajari berbagai ilmu untuk keperluan akhiratmu — tapi jangan lupa untuk makan.

baca, pahami hafalkan dan amalkan Al-Quran — tapi jangan lupa untuk mencari rezeki.

(Ust. Hasan Zuhri)

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.. (QS. Al-Qasas: 77)

Usia kita di dunia paling sekitar 60 tahunan, tapi ikhtiar untuk mencari segala kenikmatannya seolah-olah tanpa henti, sedangkan kehidupan kita di akhir nanti adalah abadi, namun persiapannya tidak lebih dari setengah usia kita. Harusnya porsi untuk akhirat jauh lebih banyak daripada porsi untuk dunia. Ada yang bilang kalau kita terlalu sibuk hidup enak tapi lupa mempersiapkan mati enak.

Katanya harus seimbang antara dunia dan akhirat, kenyataannya sepertiga waktu kita habiskan untuk tidur, sepertiganya lagi untuk bekerja, belum lagi kalau ambil lembur. Lalu sepertiganya lagi apa untuk ibadah? engga juga, di kamar mandi satu jam sehari, nonton tv, main sosmed, perjalanan ke tempat keja / usaha, tidur siang,… ah … mungkin kita hanya sisakan 5 menit x 5 kali solat wajib saja untuk ibadah. Lalu dimana letak seimbangnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s