Mu’rab dan Mabniy


Mu’rab dan Mabniy adalah inti dari pembahasan ilmu nahwu.

Dalam Al-Quran ada kata-kata yang sering berubah harokatnya; terkadang dhommah, terkadang fathah,terkadang kasroh.

Contohnya adalah lafadz lafdzul jalalah

Dhommah: Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)

اَللهُ لآَإِلهَ إِلاَّهُوَالْحَىُّ الْقَيُّوْمُ

Kashroh: Al-Fatihah: 2

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Fathah: Al-Baqarah: 153

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ…

Mu’rob adalah istilah untuk kata yang berubah-ubah kondisi akhirnya, baik berubah harokatnya atau berubah hurufnya. Pada lafdzul jalalah yang berubah adalah harkatnya, sedangkan kalimat َمسلمؤن dan َمسلمين yang berubah adalah hurufnya satu menggunakan و satu menggunakan ي.

Mabniy adalah kata yang tidak berubah keadaan akhirnya, apapun yang terjadi

Contoh mabniy misalnya هُوَ, sampai kapanpun akan tetap huwwa, ngga mungkin huwwi atau huwwu. هِيَ, selamanya akan hiyya, tidak akan berubah contoh lainnya مَنْ.

Semua huruf dalam bahasa arab, tanpa kecuali adalah mabniy.

 

Al Mubniy Al Murob.png

*https://youtu.be/d1GuejQHEqs?list=PLOeMiyFZeGMdQARArKur5nOJRMpjomP6n&t=93

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s