Menetapkan Arah


Saat bingung menentukan ke mana harus berpihak, lihatlah mereka yang menjadi teladan bagimu; kesehariannya, akhlaknya, etikanya, manfaat yang diberikannya. Perhatikan mana yang paling baik perangainya, perhatikanlah mereka sebelum datangnya hari yang penuh dengan kepentingan.

Lihatlah pemilu tahun 2014, atmosfernya begitu terasa, terlihat jelas mana pihak yang memilih A dan memilih B, mana pihak yang tiba-tiba berubah jadi manis dan peduli terhadap masyarakat kecil, padahal kesehariannya hanya memberi kontribusi yang kecil, bahkan — nihil.

Ingatlah, visi kita tak terletak di batas bumi, visi kita menembus sampai ke kehidupan lain setelah kematian.

Sudah seberapa banyak ilmu kita? sebanyak apapun ilmu kehidupan yang sekarang engkau coba raih, pasti jauh lebih banyak ilmu yang dimiliki oleh para guru kita. Mereka sudah hidup lebih lama, mengalami berbagai pengalaman sejarah yang mendebarkan, mengetahui berbagai catatan sejarah yang terlupakan, memahami bahwa banyak dari media kita yang menjadi ‘mainan’ penguasa. Mereka jauh lebih mulia daripada kita. Maka saat mereka marah, saat mereka angkat bicara, berarti ada sesuatu yang besar, ada sesuatu yang penting untuk ditangani bersama. Para ‘lebah’ yang sehari-hari menebar banyak manfaat ini harus memberikan ‘sengatnya’ ketika ada pihak-pihak yang mengganggu.

Ini salah satu fakta sejarah yang banyak tidak diketahui. Mengetahui hal ini akan menjadikan kita lebih waspada.

14907598_1410871085607246_6742031980338934414_n.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s