Cukup Bantu dengan Doa Biar Aku Lebih Dewasa


​Terus melangkah, untuk hal yang memang penting dan membawa manfaat. Begitu banyak nikmat dan perangkap syahwat, namun tak semestinya setiap jerat dibiarkan menangkap.

Akan ada waktunya, apa yang dulu dikejar malah datang tanpa diundang. Sabar saat berjuang dan rendah hati saat menang haruslah jadi pijakan.

Tak semua kita tahu diawal, keberanian yang bisa kalahkan diam tak berkembang. Berani karena takut, takut meminta-minta, takut diperbudak, takut sumberdaya tak bersisa, tanpa makna.

Perawakannya sama, bajunya tak ada yang istimewa, tapi kesempatan dan cara bersikap yang jadi pembeda. Yang satu hanya bekerja, yang lain diikat makna. yang satu hanya bercinta, yang lain ikut makmurkan nusa. Yang satu hanya bermain, yang lain rehat sejenak. Isi kepala dan besarnya guna berikan selisih berharga.

Kemenangan kecil. Tak apa dikasihi, bukan tuk berbangga ria, tapi tuk ungkap syukur padanya, tuk kendurkan syaraf-syaraf yang lelah menegang.

Sedekah ini, janganlah berlanjut lagi, cukup kau bantu dengan doa, biarkan aku dewasa, dengan sikap yang lebih tertata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s